AKU


Aku terus melayang

Seluruh tubuhku kekat oleh peluh

Jiwaku pias oleh dahaga

Aku mengapung selaksa jarak

Meluncur dan berputar di tangan gangsing

Terserap ke dalam pusat kerahasiaan

Terlempar kembali ke penat dunia

Ingin kureguk kembali air yang damai

Namun tak kembali ke dalam mimpi

Hanya pancuran yang jauh tak kuraih

Tubuhku kering bagai melepuh Orang di belakangku samara dan muram nampaknya

Walau ku ajak mereka mengembara

Tolakan secara dingin membalasnya

Tak seorang pun mengucap’ Selamat Jalan’

Mereka hanya memandang dengan tatapan kosong

Di tepi pengi aku berhenti Terdiam tak tahu kemana melangkah

Meraba senja di riak air

Saat mentari terbenam antara ilalang

Aku mengambang dalam kegelapan

Tersarik dalam hembusan angin malam

Kadangkala tersesat dalam sunyi

Bagai menghadapi belantara

Kususuri jejakku kembali

Tapi…

Tak kutemukan jua jalan keluarnya

Advertisements