Tags

, , , , , , , ,


Jendela

 

 

Ini yang saya sebut sebagai jendela. Pasti selalu ada cahaya yang melewatinya. Untuk masuk…

Sepele memang untuk kebanyakan orang. Tetapi, tidak untuk saya.

Sejenak mengingat saat saya kecil, ibunda saya selalu berpesan agar tidak keluar rumah sembarangan. Bahkan, untuk ke teras dan halaman rumah pun selalu dijaga.

Wajar kalau beliau tak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada puteri kecilnya.

Saya kala itu, selayaknya kupu-kupu dalam tempurung kura-kura.

Padahal, pemikiran saya saat itu adalah hanya ingin bermain-main dengan daerah di luar istana.

“Apa saja yang terjadi di luar? Ada apa saja di sekeliling?…”

Seandainya saat itu saya boleh berkelana sesuka hati, mungkin saya akan dapat melihat Usagi berubah menjadi Sailormoon, para Kurcaci menari di taman, Doraemon sedang menggoda kucing betina di atap, atau bahkan saya dapat berkenalan dengan Peri kecil yang senantiasa menjaga saya saat malam hari. Tengah malamnya saya terbang dengan sayap dan dijemput oleh kereta kuda.

Ya, itulah khayalan seorang anak kecil. Khayalan yang sangat berani tanpa dibatasi aturan-aturan tertentu.

Seperti masuk ke sebuah dunia bermain yang terdapat papan “SILAHKAN BERIMAJINASI SESUKA HATI” dan “JANGAN BATASI YANG TAK PERLU DIBATASI” di pintu masuknya.

Bebas.. Lepas..

Tidak seperti manusia dewasa yang terkadang menghalangi jalannya sendiri dengan kekhawatirannya atau pemikirannya yang terlampau jauh memikirkan resiko. Terlalu takut akan resiko. Terkadang pun takut yang tak beralasan.

Padahal, saya yakin resiko itu akan selalu ada. Sekalipun jika kita tidak bertindak apa-apa.

Bahkan, jika kita tidak mengambil keputusan apa-apa.

“Tapi, kan ada tangan Tuhan yang menolong kita saat terjatuh? Jadi, jangan khawatir! Kita bisa bangun dan bangkit lagi kok!!!”

Lalu kenapa Si Jendela yang dikaitkan dengan semua ini? Mengapa bukan Si Taksido Bertopeng yang memang pahlawan dan pemberantas segala masalah?

Mudah sih, karena Si Pintu saja tak bisa memperlihatkan lukisan luar istana.

Dengan jendela saya dapat melihat dunia di luar istana saya. Mengamati segala proses di luar. Menikmati matahari tanpa harus merasa panas. Bermain dengan cahaya matahari yang masuk melewati jendela tersebut. Karena-nya (dan -Nya) saya dapat bermain dengan bayangan saya. Memandang ‘lukisan’ yang tak kan mampu saya beli.

Intinya, menikmati karya-Nya dengan memaklumi kondisi waktu.

Walau terkadang gatal untuk menangkap kupu-kupu yang memamerkan kebebasannya untuk terbang.

Kini, puteri kecil itu sudah beranjak dewasa. Menjadi Ratu dari jendela kecilnya. Beberapa waktu masih duduk termenung bersandar pada jendelanya, menatap ke luar, dan mengenang ke belakang, sambil sesekali memikirkan impian saya ke depannya,

 

“An EVIL person is like a dirty WINDOW, they NEVER let
the LIGHT SHINE through.. ” 🙂

“Di sinilah saya pernah termenung untuk memahami JENDELA KEHIDUPAN

– AAPP

(Seseorang yang menjadikan jendela dan cahaya adalah bagian dari proses kehidupannya)

110611

12:54 PM

================================================

    • Kartika Cahya AfrianiGitaa kamu tuh perfect bgt deh.. Kangen 😦

      8 hours ago · LikeUnlike
    • Edy Hidayatthat’s why it is windows, not mac…. wkwkwkwkw…

      7 hours ago · LikeUnlike
    • Edy Hidayatwindows, jendela dunia… promosi… berasa kayaq mantunya om bill aja…hahaha

      7 hours ago · LikeUnlike
    • 7 hours ago · UnlikeLike · 1 personLoading…
    • Ordnary Roviebenar,,,smkin dwasa smkin ribet pmikirannya ,,,yaah tp itlh prubhan ,itulh gnny kita mnjadi dewasa tumbuh dan berkmbng smkin bijak dlm stiap kputusnn a….

      7 hours ago · UnlikeLike · 2 peopleLoading…
    • Aku Bukan Siapa-siapaAdakah sempat Sang Putri Berkhayal akan seorang Pangeran yang akan menjemputnya… Menjelajahi Alam Semesta… Mengarungi Samudera Kehidupan… Entahlah…?? 🙂

      6 hours ago · UnlikeLike ·1 personLoading…
    • Chonun Sashy Imnida waahh..
      onengku sayang semakin dewasa yah 🙂

      2 hours ago · LikeUnlike
    • Maryami Yulianafotonya cantik Gita.. 🙂

      2 hours ago · LikeUnlike
    • Anggi Hayani HaraHap twiiiinnss,, kmu smakin dewasa n mkin cantik 🙂
      pemikiran kmu tdk sperti kbnyakan orang,,, kmu ngebuka pemahaman aku akn khidupan dan lingkungan skitar ku.. thk for u who can always inspirating my life.. 😉

      38 minutes ago · LikeUnlike
      • Arie FlacoAq suka tulisan mu..,tp u/ hidup kamu mesti keluar dari rumah. Kamu mesti tinggalkan “jendela” dan berhenti” berimajinasi” tentang apa yang kamu lihat atau yang ingin kamu rasakan.Karena Kupu-kupu tak kan mampu menembus jendela adikku yg manis…;)

        10 hours ago · UnlikeLike · 1 personLoading…
      • Arie FlacoBut …that’s a nice pictures..,I love it..:D

        10 hours ago · UnlikeLike · 1 personLoading…

      Write a comment…
Advertisements